Perempuan diketahui sebagai makhluk yang sensitif. Kondisi ini ternyata membuat laki-laki merasa lebih takut bilang ke pasangannya untuk perlu menurunkan berat badan.
Studi yang dilakukan terhadap 2.000 orang dewasa menemukan sekitar 31 persen laki-laki takut dengan reaksi pasangan ketika ia membahas masalah berat badan dan memintanya untuk melakukan diet, sedangkan perempuan hanya 10 persen yang merasa seperti itu.
Jejak pendapat ini dilakukan oleh International Chair on Cardiometabolic Risk (ICCR) untuk menyoroti adanya risiko kelebihan berat badan bagi kesehatan, khususnya penumpukan lemak di sekitar perut.
"Hal ini menunjukkan bahwa mereka harus mempertimbangkan kehilangan beberapa kilogram mungkin membuat percakapan menjadi tidak nyaman," ujar Profesor David Haslam, ketua National Obesity Forum, seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Rabu (21/12/2011).
Untuk itu pasangan harus menghindari cara diskusi yang sensitif, sehingga masing-masing orang dapat membantu menghindari risiko kesehatan yang penting serta menyelamatkan hidupnya.
"Masyarakat perlu menyadari bahwa kelebihan lemak di sekitar pinggang dan organ-organ vital seperti hati dan jantung bisa menimbulkan kondisi kesehatan berbahaya," ujar Dr Jean Pierre Despres, direktur ilmiah ICCR.
Salah satu upaya untuk mencegah hal tersebut adalah melakukan perubahan gaya hidup untuk menurunkan berat badan dan mengurangi lemak di tubuh. Tapi jika seseorang takut mengungkapkan hal ini pada pasangan, maka risiko yang dimiliki akan semakin besar.


10:09 PM
Unknown
Posted in:
0 komentar:
Post a Comment