Tiga orang anggota DPR Jepang ditolak memasuki Korea Selatan (Korsel) setelah mengetahui mereka akan berkunjung ke pulau sengketa kedua negara. Padahal, ketiganya sudah menginjakkan kaki di bandara Korsel, Senin, 1 Agustus 2011.
Dilansir dari laman CNN, ketiga anggota DPR tersebut, yaitu Yoshitaka Shindo, Masahisa Sato and Tomomi Inada, tiba di Bandara Internasional Gimpo dekat kota Seoul pada 11.20 pagi waktu setempat. Kementerian Kehakiman Korsel menyebutkan bahwa mereka tidak diberi izin masuk oleh pihak imigrasi.
Sedianya, mereka akan berkunjung ke pulau Ulleung, yang berdekatan dengan pulau Dokdo yang masih dipersengketakan kedua negara. ketiganya langsung pulang kembali ke negara mereka dengan penerbangan berikutnya.
Kementerian Luar Negeri Korsel sebelumnya telah menyatakan pada Jumat pekan lalu bahwa mereka tidak akan membiarkan tiga politisi itu menginjakkan kaki di Korsel. Menurutnya, keselamatan mereka tidak dijamin, dan kunjungan ketiganya ke pulau sengketa melenceng dari kesepakatan kedua negara.
Pulau Dokdo yang terletak di sebelah timur Korsel, yang juga dikenal dengan nama pulau Takeshima di Jepang, sudah lama menjadi isu sensitif kedua negara. Negeri Sakura sudah lama mengklaim pulau tersebut sebagai wilayah mereka, namun Negeri Ginseng menyatakan bahwa semua wilayah Korea dikembalikan setelah merdeka dari Jepang pada 1945.
Bulan sebelumnya, pemerintah Jepang telah mengeluarkan imbauan pada para politisi untuk tidak naik pesawat milik maskapai Korean Air, setelah maskapai tersebut terbang di atas pulau Dokdo dua kali untuk menguji armada baru. Korsel berusaha membujuk Jepang mencabut larangan itu, namun belum berhasil.
• VIVAnews


10:06 PM
Unknown
Posted in:
0 komentar:
Post a Comment